BERITA ACARA & NEWS
SEARCH
COUNTRY CATEGORIES
EVENT LISTING

US & CANADA EDUCATION WEEK

Make your study in US & CANADA dreams simple melalui FREE HYBRID EVENT by Education Republic. Tahukah kamu bahwa US & CANADA masih menduduki Top 10 Negara terfavorit oleh mahasiswa […]

Find out more »

TOP ASIA UNIVERSITY FAIR

Hybrid - Top Asia University Fair by @educationrepublic Pameran pendidikan ini hadir untuk membantumu merencanakan kuliah ke universitas ternama di negara Asia beperingkat tinggi seperti Cina, Indonesia, Malaysia, Singapura dan […]

Find out more »

Murdoch MBA Networking and Reception

Murdoch University, kampus negeri Australia yang berhasil menduduki peringkat Top 2% Kampus Terbaik dunia. Terletak di kota Perth, Murdoch University telah melebarkan kampusnya di Singapura dan juga Dubai. Dan kini, […]

Find out more »
SEARCH
COUNTRY CATEGORIES

The 5 Stages of Adjusting to Study Abroad

Posted on 26 Oktober 2022

The 5 Stages of Adjusting to Study Abroad

Masa-masa awal perkuliahan merupakan rangkaian kejadian naik dan turun, ombang-ambing, jatuh-bangun hingga berdiri dan terbanting. Dengan kata lain, tahun pertama kuliah di luar negeri, adalah roller coaster emosi yang luar biasa.

Nyaris seluruh student melewati tahapan-tahapan ini sebelum akhirnya mampu menyesuaikan diri dengan ritme kehidupan barunya. Karena tahun pertama, student akan berhadapan dengan pengalaman baru namun juga berbagai tantangan. 

Yang harus kamu ingat, setiap pengalaman dan hambatan adalah sesuatu yang unik. Pada akhirnya kamu akan menyadari pola dan mampu menavigasi setiap hambatan sulit yang akan kamu hadapi. Kamu akan sangat bersyukur pada pengalaman yang akan memberikanmu pelajaran berharga. Hingga akhirnya kamu akan mekar seperti bunga dan tumbuh-berkembang menjadi individu yang lebih cerdas juga bijaksana.

Tentu saja, kamu harus melewati fase neraka yang rasa-rasanya membuatmu ingin pulang ke Indonesia dan menangis sejadi-jadinya.

Apa saja?

Here’s the 5 Stages of Adjusting to Study Abroad.

 

 

BACA JUGA: Tips Meningkatkan Kemampuan Bahasa Lokal Saat Kuliah di Luar Negeri

 

 

Fase Pertama: PDKT (Pendekatan)

MinER tau kamu pasti senyum-senyum karena baca judulnya.

Dasar anak muda!

PDKT alias pendekatan, adalah fase sebelum kamu pergi ke luar negeri. Pada fase ini, kamu sibuk stalking website kampusmu, curi-curi pandang ke Instagramnya lalu tersipu malu membayangkan kuliah disana. Fase ini penuh dengan semangat, stimulasi dan penasaran. Kamu begitu semangat bertemu teman baru, menjadi anak kuliahan di kampus luar negeri pula, dan berbagai aktivitas keren dalam benakmu.

 

Fase Kedua: Culture Shock (Kaget Banget!)

Kenyataan mulai menyelimuti. Pada fase ini, seluruh ekspektasi pada fase sebelumnya hancur lebur berantakan dengan tamparan kenyataan. Bahwa sesungguhnya, kuliah ternyata seberat itu!

Kamu akan merasa kebingungan dan persis anak hilang di negara orang. Seluruh semangatmu luruh dengan sendirinya. Tiba-tiba kamu rindu masakan padang, ingin makan rendang, atau rebus mie instan yang memiliki tagline “Seleraku”.

Perasaan rindu kampung halaman akan sering muncul dan membuatmu ingin menangis di kamar atau pulang ke Indonesia sekalian! Tapi tidak bisa, karena kamu pasti bakal dimarahi kalau meninggalkan kuliah.

Hang in there buddy!

 

Fase Ketiga: Sedikit Beradaptasi. Sedikit.

Di titik ini, tangisanmu mulai reda. Kuliah rasanya menjadi lebih baik saat kamu sudah mulai terbiasa dengan pengalaman dan beradaptasi dengan budaya baru. 

Pada fase ini, kamu sudah memiliki teman, memiliki rutinitas, mendapatkan kepercayaan diri bahkan mampu mengikuti proses akademik dan sosial. Kamu akan mendapatkan kembali euforia mu seperti pengalaman pertama.

 

Fase Keempat: Culture Shock (Lagi!)

Fase ini biasa terjadi setelah liburan. Saat pulang ke rumah, kamu bisa jadi merasakan perasaan tidak nyaman di rumahmu sendiri. Kamu mungkin akan merasa tertekan pada perubahan yang terjadi selama kamu tidak ada. Pada fase ini, kamu seperti kehilangan pijakan dan kenyamanan. Bahkan di fase ini, konflik dengan teman akan timbul sehingga kamu akan memiliki waktu yang sulit. 

 

Fase Kelima: Ya Sudahlah…

Student membangun hubungan yang lebih kuat dengan teman maupun jurusannya. Terlibat aktif pada kehidupan kampus, dan memahami cara agar berhasil secara akademis.

Akhirnya, akhirnya kamu akan merasa kampus sebagai rumahmu dan terbiasa dengan budaya masyarakat baru. Homesickness mulai hilang dan kamu… baik-baik saja.

Kuliah di luar negeri, ternyata tidak seburuk itu.

 

 

BACA JUGA: Kenapa Kamu Harus Bekerja di Bidang Kreatif?

 

 

Jadi, apa kamu tertarik untuk kuliah di luar negeri butuh panduan untuk lulus? Segera hubungi Education Republic, kami akan dengan senang hati membantu secara GRATIS! Hubungi kami di hotline di bawah ini:

Telegram ER           :  t.me/edurepublic

Batam Office           :  0778 480 5756 | 0821 3333 6363 (chat Batam Office now)

Bali Office                :  0819 4675 8555 (chat Bali office now)

Medan office           :  (061) 805 13999 | 0811 6399 985 (chat Medan Office now)

Pekanbaru office    :  0852 3600 6363 (Chat Pekanbaru office now)

Singapore Office     :  (65) 9830 3227 (chat Singapore Office now)

Tagged: