BERITA ACARA & NEWS
SEARCH
COUNTRY CATEGORIES

Apa Bedanya Skripsi di Indonesia dan Luar Negeri?

Posted on 5 August 2022

Skripsi Di Luar Negeri - Education Republic Apa Bedanya Skripsi di Indonesia dan Luar Negeri? Kamu pasti pernah dengar kata “Skripsi?” Biasanya mahasiswa tingkat akhir akan mendadak mengalami tremor, mual, pusing, dan keringat dingin saat mendengar kata Skripsi. Hampir seluruh kampus di Indonesia mengharuskan skripsi sebagai syarat lulus Bachelor degree atau Sarjana.  Singkatnya, skripsi adalah karya tulis ilmiah yang berisi hasil penelitian dalam bidang tertentu dengan mengikuti kaidah yang berlaku. Proses penelitian pun biasanya berlangsung panjang bahkan bisa berbulan-bulan. Pertama kamu harus mengajukan judul penelitian, mengadakan seminar proposal, kemudian survey atau wawancara, bolak-balik revisi oleh dosen, hingga akhirnya kamu berhasil memaparkan hasil akhir di sidang. Jangan heran ya kalau skripsi masih menjadi momok menakutkan bagi seluruh mahasiswa di Indonesia. Pertanyaannya, apa kuliah di luar negeri juga ada skripsi? Dan kalau ada, apa bedanya skripsi di Indonesia dan luar negeri? Simak artikel ini ya!    

BACA JUGA: Perbedaan Conditional dan Unconditional Offer

   
Skripsi di Luar Negeri
Beberapa gelar sarjana tidak mewajibkan student untuk menulis skripsi sebelum mendapatkan gelar. Namun, sebagian program studi mewajibkan skripsi sebagai syarat akhir mendapatkan gelar. Kamu tidak perlu menulis skripsi jika itu bukan persyaratan dalam program studi. Namun beberapa universitas atau program studi menuntut proyek skripsi. Sebagian lainnya memiliki pilihan untuk menulis skripsi atau melakukan proyek lainnya. Misalnya di Australia, student akan lulus apabila telah menyelesaikan setiap mata kuliah dan memenuhi kredit yang kamu butuhkan untuk lulus. Jadi, kamu tidak perlu menulis skripsi asalkan kredit kuliahmu sudah terpenuhi. Lain lagi dengan Jerman, dimana beberapa universitas mewajibkan skripsi. Kamu baru bisa lulus apabila kamu mendapatkan nilai yang bagus untuk skripsimu. Kalau di Amerika? Jawabannya, tidak pernah ada skripsi! Kamu cukup melalui ujian semester dan memilih antara 3, yaitu:
  • Ujian skripsi
  • Professional proyek (dokumenter, jurnal, presentasi ilmiah)
  • Ujian komprehensif (tulisan)
Dengan kata lain, kalau kamu memilih kuliah di luar negeri, kemungkinan kamu tidak harus menulis skripsi.    

BACA JUGA: Kuliah ke Luar Negeri Packing Guide

    Jadi, apa kamu tertarik untuk kuliah di luar negeri butuh panduan untuk lulus? Segera hubungi Education Republic, kami akan dengan senang hati membantu secara GRATIS! Hubungi kami di hotline di bawah ini:  
Hubungi Kami

Dapatkan pengurusan dan konsultasi studi luar negeri GRATIS oleh Education Republic sekarang juga!
Click to chat our offices below:

Tagged:

More Related Article

Mahasiswa Curtin Singapore Belajar Cyber Security Di Lab Futuristik Dengan Latar Skyline Singapura Untuk Program Bachelor Cyber Security 2 Tahun

11 September 2026 Singapura

2 Tahun Bisa Lulus Cyber Security di Singapura? Kenalan dengan Program Curtin Singapore

Curtin Singapore punya Bachelor of Computing (Cyber Security) berdurasi 2 tahun full-time. Cek kurikulum, intake, syarat masuk, dan biayanya.

Microdosing Tourism Dan Liburan Virtual 10 Menit Dengan Vr Yang Sedang Diteliti Griffith University - Education Republic

10 September 2026 Australia

“Microdosing Tourism” Lagi Diteliti: Bisa Liburan 10 Menit Bikin Kamu Lebih Happy?

Griffith University sedang meneliti microdosing tourism, virtual travel singkat pakai VR. Bisakah 10 menit membantu workplace wellbeing?

Gen Z Di Kanada Punya Side Hustle Karena Biaya Hidup Dan Peluang Kerja Fleksibel - Education Republic

9 September 2026 Kanada

Satu Pekerjaan Nggak Cukup? Kenapa Banyak Gen Z di Kanada Punya Side Hustle

Side hustle di Kanada jadi hal umum buat Gen Z. Ini alasan sebenarnya, data resminya, dan aturan kerja untuk international student.