BERITA ACARA & NEWS
SEARCH
COUNTRY CATEGORIES

Satu Pekerjaan Nggak Cukup? Kenapa Banyak Gen Z di Kanada Punya Side Hustle

Posted on 9 September 2026

Sekitar 5,6% pekerja Kanada (setara 1,1 juta orang) memegang lebih dari satu pekerjaan sekaligus pada 2023, dengan alasan utama mencakup kebutuhan finansial (34,9%), penghasilan tambahan (34,8%), dan passion/skill development (14,5%).

Side hustle di Kanada bukan hanya fenomena Gen Z, melainkan pola kerja yang terus berkembang selama puluhan tahun. Dari food delivery hingga freelance, mahasiswa internasional dan pekerja muda di Kanada semakin banyak menjalankan lebih dari satu sumber penghasilan bersamaan. Data terbaru menunjukkan bahwa multiple job holding didorong oleh kombinasi faktor: biaya hidup yang meningkat, ketidakpastian pasar kerja, dan kemudahan akses platform digital untuk gig economy. Data mengenai side hustle di Kanada, aturan kerja untuk international student, dan tren gig economy dalam artikel ini diperbarui per September 2026 berdasarkan informasi resmi dari Statistics Canada dan Immigration, Refugees and Citizenship Canada (IRCC).

⚡ Ringkasan Cepat

  • 5,6% pekerja Kanada (1,1 juta orang) memiliki lebih dari satu pekerjaan pada 2023, naik dari 2,1% sejak 1976 — menunjukkan tren pertumbuhan jangka panjang (Statistics Canada)
  • Alasan utama: financial necessity (34,9%), penghasilan tambahan (34,8%), dan passion/skill development (14,5%) — bukan semata soal kesulitan finansial (Statistics Canada, Agustus 2023)
  • Gig economy platform digital di Kanada mencakup 667.000 orang, dengan food delivery (272.000), ride services (184.000), dan online selling (92.000) sebagai bentuk paling umum (Statistics Canada, Desember 2025)
  • International student di Kanada boleh bekerja off-campus maksimal 24 jam per minggu selama semester berjalan, dengan total jam dari semua employer dijumlahkan — tidak boleh dipisah per pekerjaan (IRCC, 2026)
  • Tingkat pengangguran anak muda usia 15-24 tahun Kanada sempat mencapai 14,3% pada April 2026, turun ke 12,6% pada Juli 2026, mendorong diversifikasi income sebagai bentuk jaring pengaman (Statistics Canada)

✅ Jawaban Cepat

International student di Kanada boleh memiliki multiple jobs asalkan total jam kerja off-campus tidak melebihi 24 jam per minggu selama semester berjalan. Freelance dan remote work untuk employer Kanada termasuk dalam hitungan ini, tapi remote work untuk employer luar Kanada tidak dihitung.

🗓️
Data diverifikasi dan diperbarui: September 2026
Gen Z Di Kanada Punya Side Hustle Karena Biaya Hidup Dan Peluang Kerja Fleksibel - Education Republic
Side hustle di Kanada: fenomena Gen Z yang menjalankan lebih dari satu pekerjaan

Pagi kerja di coffee shop. Malam freelance desain buat klien di luar negeri. Weekend masih sempat ambil shift tambahan di retail.

Buat sebagian anak muda di Kanada, satu pekerjaan ternyata bukan selalu satu-satunya sumber penghasilan.

Apakah ini soal ambisi, biaya hidup yang makin mencekik, atau memang cara dunia kerja yang berubah? Ternyata jawabannya nggak sesederhana satu alasan saja dan datanya cukup menarik untuk dibongkar satu per satu.

 

Apa Itu Side Hustle Di Kanada Dengan Contoh Freelance, Online Shop, Tutoring, Dan Content Creation - Education Republic

 

Jadi, Apa Itu Side Hustle?

Side hustle bukan cuma soal punya kerjaan kedua yang formal. Bentuknya bisa macam-macam:

  • part-time job tambahan
  • freelance (desain, penulisan, coding)
  • tutoring atau les privat
  • food delivery atau ride services
  • online shop
  • content creation
  • fotografi
  • social media management
  • translation
  • consulting kecil-kecilan
  • small business sampingan

Yang perlu digarisbawahi: side hustle tidak selalu sama dengan second job formal. Banyak yang sifatnya fleksibel, sporadis, atau bahkan cuma dilakukan beberapa jam seminggu bukan komitmen penuh seperti pekerjaan utama.

 

Fenomena Multiple Jobholding Di Kanada Pada Pekerja Muda Dan Gen Z - Education Republic

 

Punya Lebih dari Satu Pekerjaan di Kanada Ternyata Nggak Langka

Berdasarkan data resmi Statistics Canada, pada 2023 sekitar 5,6% pekerja Kanada memegang lebih dari satu pekerjaan sekaligus — setara sekitar 1,1 juta orang. Angka ini sedikit naik dari 2022, tapi masih di bawah puncaknya di 5,8% pada 2019, sebelum pandemi.

Yang menarik, dari 1976 sampai 2023, proporsi pekerja dengan lebih dari satu pekerjaan sebenarnya sudah naik lebih dari dua kali lipat — dari 2,1% jadi 5,6%. Jadi ini bukan tren baru yang tiba-tiba muncul, tapi pola yang memang perlahan terus tumbuh selama puluhan tahun.

Soal usia, data historis Statistics Canada menunjukkan pekerja di rentang usia 20-an secara konsisten punya tingkat multiple jobholding paling tinggi dibanding kelompok usia lain jadi memang benar Gen Z dan pekerja muda lebih sering terlibat dalam pola kerja seperti ini. Tapi penting untuk jujur: bukan berarti jumlahnya terus meledak setiap tahun. Lebih tepat dibilang, multiple job holding bukan fenomena langka di Kanada, terutama di kalangan usia muda.

 

Alasan Gen Z Di Kanada Mencari Penghasilan Tambahan Dari Side Hustle Dan Kerja Sampingan - Education Republic

 

Kenapa Banyak Anak Muda Kanada Cari Penghasilan Tambahan?

Cost of Living

Nggak bisa dipungkiri, biaya hidup jadi salah satu pendorong utama. Rent yang terus naik di kota-kota besar seperti Toronto dan Vancouver kamu bisa cek gambarannya di panduan universitas terbaik di Kanada yang juga menyinggung soal biaya hidup groceries yang makin mahal, ditambah transportasi dan utilities semua ini bikin satu gaji terasa lebih ketat dari sebelumnya.

Tapi cost of living cuma satu bagian dari cerita. Kalau semua orang menyimpulkan side hustle murni karena “gaji nggak cukup”, itu terlalu menyederhanakan sesuatu yang sebenarnya lebih kompleks.

Satu Income Terasa Lebih Berisiko

Pasar kerja anak muda Kanada memang sedang menantang. Data Labour Force Survey dari Statistics Canada mencatat tingkat pengangguran anak muda usia 15-24 tahun sempat menyentuh 14,3% pada April 2026, meski kemudian membaik ke sekitar 12,6% pada Juli 2026.

Di tengah kondisi seperti ini, wajar kalau sebagian orang merasa satu sumber penghasilan saja terasa rapuh. Kontrak kerja yang makin fleksibel, potensi layoff, dan ketidakpastian ekonomi bikin sebagian pekerja memilih diversifikasi income sebagai bentuk jaring pengaman, bukan cuma soal kekurangan uang di bulan itu juga.

 

Side Hustle Nggak Selalu Karena Uang

Ini bagian yang sering terlewat. Data Statistics Canada dari survei Agustus 2023 menunjukkan alasan paling umum orang punya lebih dari satu pekerjaan adalah financial necessity (34,9%) dan mendapatkan penghasilan tambahan (34,8%) — tapi ada juga 14,5% yang melakukannya karena passion atau ingin membangun keahlian di bidang lain.

Jadi buat sebagian orang, side hustle itu soal portfolio, networking, atau eksperimen bisnis kecil-kecilan — bukan semata soal bertahan hidup.

 

Gig Economy Di Kanada Dari Food Delivery Hingga Online Shop Untuk Side Hustle Anak Muda - Education Republic

 

Data Menarik: Banyak Orang Kanada Ambil Job Kedua untuk Kebutuhan Utama

Kalau dilihat lebih dekat, hampir sepertiga dari orang yang punya pekerjaan tambahan di Kanada melakukannya untuk menutupi kebutuhan pokok seperti groceries atau housing, dan proporsi yang hampir sama melakukannya untuk sekadar menambah penghasilan — tanpa harus dalam kondisi kepepet secara finansial.

Statistics Canada sendiri mencatat bahwa punya lebih dari satu pekerjaan lebih umum terjadi pada pekerja part-time (terutama yang part-time involuntir, alias sebenarnya ingin kerja full-time tapi nggak dapat kesempatan), serta pada pekerja dengan pendapatan mingguan lebih rendah di pekerjaan utamanya.

 

Aturan Kerja Part Time Dan Side Hustle Untuk International Student Yang Kuliah Di Kanada - Education Republic

 

Dari Food Delivery sampai Online Shop: Gig Economy Kanada Ikut Tumbuh

Selain multiple job holding secara tradisional, gig economy lewat platform digital juga jadi bagian besar dari cerita ini.

Menurut data terbaru Statistics Canada untuk periode 12 bulan hingga Desember 2025, sekitar 667.000 orang di Kanada melakukan paid work lewat platform digital. Jenis pekerjaan yang paling umum:

  • pengantaran makanan atau barang: sekitar 272.000 orang
  • layanan transportasi pribadi (ride services): sekitar 184.000 orang
  • menjual barang online dengan tujuan spesifik mencari penghasilan: sekitar 92.000 orang

Menariknya, kurang dari seperempat (21,8%) dari pekerja platform digital ini menjadikannya sebagai pekerjaan atau bisnis utama mereka — sebagian besar lainnya melakukannya sebagai aktivitas sekunder atau bahkan sporadis. Alasan utama orang mulai kerja lewat platform digital juga variatif: 45,6% untuk menambah penghasilan dari pekerjaan utama, 15,4% karena kesulitan mencari pekerjaan lain, dan 14,2% karena jam kerja yang fleksibel.

Sebagai konteks tambahan (dari survei industri, bukan data resmi pemerintah), riset H&R Block Canada awal 2025 memperkirakan sekitar 7,4 juta orang dewasa Kanada terlibat dalam gig economy dalam bentuk apa pun, dengan sebagian besar menyebut cost of living sebagai salah satu pendorongnya. Angka ini perlu dibaca dengan hati-hati karena berasal dari survei perusahaan, bukan sensus resmi tapi tetap memberi gambaran soal skala fenomena ini di masyarakat.

 

Apakah Ini Berarti Gen Z Kanada Sedang Kesulitan?

Nggak bisa digeneralisasi seperti itu.

Sebagian memang butuh extra income buat menutupi kebutuhan dasar. Sebagian lain justru mengejar financial flexibility atau sedang membangun career development lewat proyek sampingan. Ada juga yang side hustle-nya murni passion project yang kebetulan menghasilkan uang.

Yang jelas, multiple job holding dan gig economy bukan fenomena baru yang tiba-tiba muncul karena Gen Z “kurang mampu mengatur uang”. Ini lebih ke soal dunia kerja yang makin fleksibel, dan generasi muda yang tumbuh dengan akses lebih mudah ke platform-platform yang memungkinkan mereka cari penghasilan tambahan dengan cara yang dulu nggak semudah ini.

 

Kalau Kuliah di Kanada, Bisa Punya Side Hustle?

Ini bagian yang penting buat kamu yang sedang mempertimbangkan kuliah di Kanada.

Berdasarkan aturan resmi Immigration, Refugees and Citizenship Canada (IRCC) yang berlaku 2026, mahasiswa internasional yang memenuhi syarat bisa bekerja off-campus hingga maksimal 24 jam per minggu selama semester berjalan, dan tidak dibatasi jamnya saat masa liburan resmi.

 

Punya Lebih dari Satu Job Boleh?

Boleh tapi dengan syarat penting: total seluruh jam kerja off-campus dari semua employer harus dijumlahkan, bukan dihitung per pekerjaan.

Pekerjaan Jam/Minggu
Coffee shop 10 jam
Retail 8 jam
Freelance tutoring 6 jam
Total 24 jam (batas maksimal)

Kalau ditambah satu jam lagi di mana pun, kamu sudah melanggar aturan study permit, meskipun masing-masing pekerjaan sebenarnya terlihat “wajar” jamnya.

 

Freelance Juga Termasuk Kerja?

Ya. Menurut panduan IRCC, pekerjaan self-employed atau freelance — termasuk desain, fotografi, kerja berbasis komisi, sampai jualan online untuk tujuan mencari penghasilan — tetap harus dihitung sebagai bagian dari batas 24 jam, selama pekerjaan itu dilakukan di Kanada atau untuk klien di Kanada.

Jadi kalau kamu berencana nyambi freelance sambil kuliah, tetap perlu mencatat estimasi jam kerjanya, bukan menganggapnya “nggak dihitung” karena sifatnya lepas.

 

Remote Work untuk Employer di Luar Kanada Gimana?

Ini bagian yang cukup sering bikin bingung, dan jawabannya lumayan menarik.

Berdasarkan panduan resmi IRCC, kalau kamu bekerja remote dari Kanada untuk employer yang berbasis di luar Kanada, jam kerja itu tidak dihitung ke dalam batas 24 jam off-campus — karena aturan jam kerja off-campus pada dasarnya berlaku untuk pekerjaan yang dilakukan di Kanada untuk employer Kanada.

Tapi ini bukan berarti bebas aturan sepenuhnya. Kamu tetap harus:

  • mempertahankan status full-time study sesuai syarat study permit
  • memastikan pekerjaan itu memang genuinely untuk employer di luar Kanada, bukan klien atau operasi yang sebenarnya berbasis di Kanada
  • memperhatikan kewajiban pajak dan aturan legal lain yang relevan, karena ini bisa jadi cukup kompleks tergantung situasi masing-masing

Karena area ini cukup abu-abu dan bisa berbeda-beda tergantung kondisi individu, sebaiknya konsultasikan ke penasihat imigrasi atau pajak yang qualified kalau situasimu cukup kompleks — artikel ini memberikan gambaran umum, bukan nasihat hukum definitif.

 

Side Hustle Bisa Jadi Nilai Plus untuk CV Student?

Bisa, tapi nggak otomatis.

Pengalaman side hustle bisa membangun Canadian work experience, kemampuan komunikasi, customer service, networking, time management, sampai digital skills yang relevan buat portfolio. Buat sebagian mahasiswa internasional, ini juga jadi cara membangun koneksi lokal sebelum lulus.

Tapi nggak semua side hustle otomatis meningkatkan employability. Kerja serabutan tanpa arah yang jelas, atau side hustle yang sama sekali nggak nyambung dengan tujuan karier, mungkin cuma jadi baris tambahan di CV tanpa nilai cerita yang kuat.

 

Tapi Jangan Sampai Side Hustle Ganggu Kuliah

Ini bagian yang sering diabaikan waktu lagi semangat cari penghasilan tambahan.

Workload kuliah yang padat, assignment yang menumpuk, jam tidur yang berkurang, sampai risiko burnout — semua ini nyata kalau side hustle diambil tanpa perhitungan matang. Belum lagi social life yang ikut terkorbankan kalau waktu habis di antara kelas, kerja, dan freelance.

 

Kapan Side Hustle Mulai Nggak Worth It?

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai:

  • jam tidur mulai terganggu secara konsisten
  • nilai akademik mulai turun
  • kamu merasa terlalu capek untuk fokus di kelas
  • penghasilan yang didapat kecil dibanding waktu yang dikorbankan
  • ada risiko pelanggaran study permit karena jam kerja tidak terkontrol

Kalau beberapa dari ini mulai kerasa, mungkin saatnya evaluasi ulang bukan cuma soal berapa banyak uang yang masuk, tapi apakah trade-off-nya masih sepadan.

 

Jadi, Worth It Nggak Punya Side Hustle di Kanada?

Tergantung tujuan dan kapasitas masing-masing.

Side hustle bisa berguna untuk extra income, membangun skill baru, menambah pengalaman kerja, atau memperluas networking. Tapi ini bukan kewajiban, dan bukan berarti kamu “kurang serius” kalau memilih fokus di satu pekerjaan atau satu studi saja.

Punya side hustle boleh. Punya satu pekerjaan saja juga boleh. Yang penting jangan sampai mengejar extra income justru mengganggu studi, kesehatan, atau status visa kamu.

 

FAQ Seputar Side Hustle di Kanada

  1. Berapa jam maksimal international student boleh kerja off-campus di Kanada?
    Maksimal 24 jam per minggu selama semester berjalan, dan tidak dibatasi saat masa liburan resmi, berdasarkan aturan IRCC yang berlaku 2026.
  2. Apakah freelance dihitung sebagai jam kerja international student?
    Ya, freelance atau self-employment yang dilakukan di Kanada atau untuk klien di Kanada tetap dihitung dalam batas 24 jam per minggu.
  3. Apakah remote work untuk perusahaan di luar Kanada dihitung dalam batas jam kerja?
    Tidak. Berdasarkan panduan IRCC, remote work untuk employer yang berbasis di luar Kanada tidak dihitung ke dalam batas 24 jam off-campus, selama status full-time study tetap terpenuhi.
  4. Apakah semua Gen Z di Kanada punya side hustle karena kesulitan finansial?
    Tidak selalu. Data Statistics Canada menunjukkan sebagian besar memang mencari penghasilan tambahan atau memenuhi kebutuhan pokok, tapi ada juga yang melakukannya karena passion atau ingin membangun skill baru.

Kalau kamu sedang mempertimbangkan kuliah di Kanada, memahami aturan kerja, biaya hidup, dan student lifestyle sama pentingnya dengan memilih universitas. Sebelum itu, ada baiknya kamu juga cek dulu negara-negara kuliah alternatif yang sedang naik daun untuk membandingkan opsi. Education Republic bisa membantu dari pemilihan kampus dan program, proses aplikasi, visa, sampai persiapan sebelum keberangkatan.


Hubungi Kami

Dapatkan pengurusan dan konsultasi studi luar negeri GRATIS oleh Education Republic sekarang juga!
Click to chat our offices below:

Tagged:

More Related Article

4A6F6E57 751B 4Ba3 Adaa 0067D20A5041 - Education Republic

12 October 2026 Australia

Griffith University Ranking 2027: Naik 38 Peringkat! Cek Ranking Dunia & Jurusan Terbaik

Griffith University Ranking 2027 naik 38 posisi ke #=230 dunia versi QS. Yuk cek jurusan terbaiknya, ranking Australia #15, dan cara daftar kuliah 2027.

C2F2Abea 6934 4E20 A390 871C532F0D72 - Education Republic

10 October 2026 Kanada, University

Pathway Kuliah Kanada 2027 untuk Student Indonesia: Foundation, Year One & Transfer

Pathway kuliah Kanada 2027 bisa jadi pilihan kalau kamu ingin masuk universitas Kanada lewat jalur yang lebih bertahap. Ada yang mulai dari Foundation, International Year One, English preparation, atau college […]

Dc0A0B75 3D25 4A92 8271 0C98De991Fc5 - Education Republic

9 October 2026 Singapura, University

7 Alasan Kuliah di SIM Singapore 2027: Program, Partner, Biaya & Student Life

Alasan kuliah di SIM Singapore bukan hanya karena lokasinya yang dekat dari Indonesia. Melalui SIM Global Education (SIM GE), kamu bisa memilih lebih dari 170 academic programmes, termasuk program dari […]