BERITA ACARA & NEWS
SEARCH
COUNTRY CATEGORIES

Satu Pekerjaan Nggak Cukup? Kenapa Banyak Gen Z di Kanada Punya Side Hustle

Posted on 9 September 2026

Gen Z Di Kanada Punya Side Hustle Karena Biaya Hidup Dan Peluang Kerja Fleksibel - Education Republic
Side hustle di Kanada: fenomena Gen Z yang menjalankan lebih dari satu pekerjaan

Pagi kerja di coffee shop. Malam freelance desain buat klien di luar negeri. Weekend masih sempat ambil shift tambahan di retail.

Buat sebagian anak muda di Kanada, satu pekerjaan ternyata bukan selalu satu-satunya sumber penghasilan.

Apakah ini soal ambisi, biaya hidup yang makin mencekik, atau memang cara dunia kerja yang berubah? Ternyata jawabannya nggak sesederhana satu alasan saja dan datanya cukup menarik untuk dibongkar satu per satu.

 

Apa Itu Side Hustle Di Kanada Dengan Contoh Freelance, Online Shop, Tutoring, Dan Content Creation - Education Republic

 

Jadi, Apa Itu Side Hustle?

Side hustle bukan cuma soal punya kerjaan kedua yang formal. Bentuknya bisa macam-macam:

  • part-time job tambahan
  • freelance (desain, penulisan, coding)
  • tutoring atau les privat
  • food delivery atau ride services
  • online shop
  • content creation
  • fotografi
  • social media management
  • translation
  • consulting kecil-kecilan
  • small business sampingan

Yang perlu digarisbawahi: side hustle tidak selalu sama dengan second job formal. Banyak yang sifatnya fleksibel, sporadis, atau bahkan cuma dilakukan beberapa jam seminggu bukan komitmen penuh seperti pekerjaan utama.

 

Fenomena Multiple Jobholding Di Kanada Pada Pekerja Muda Dan Gen Z - Education Republic

 

Punya Lebih dari Satu Pekerjaan di Kanada Ternyata Nggak Langka

Berdasarkan data resmi Statistics Canada, pada 2023 sekitar 5,6% pekerja Kanada memegang lebih dari satu pekerjaan sekaligus — setara sekitar 1,1 juta orang. Angka ini sedikit naik dari 2022, tapi masih di bawah puncaknya di 5,8% pada 2019, sebelum pandemi.

Yang menarik, dari 1976 sampai 2023, proporsi pekerja dengan lebih dari satu pekerjaan sebenarnya sudah naik lebih dari dua kali lipat — dari 2,1% jadi 5,6%. Jadi ini bukan tren baru yang tiba-tiba muncul, tapi pola yang memang perlahan terus tumbuh selama puluhan tahun.

Soal usia, data historis Statistics Canada menunjukkan pekerja di rentang usia 20-an secara konsisten punya tingkat multiple jobholding paling tinggi dibanding kelompok usia lain jadi memang benar Gen Z dan pekerja muda lebih sering terlibat dalam pola kerja seperti ini. Tapi penting untuk jujur: bukan berarti jumlahnya terus meledak setiap tahun. Lebih tepat dibilang, multiple job holding bukan fenomena langka di Kanada, terutama di kalangan usia muda.

 

Alasan Gen Z Di Kanada Mencari Penghasilan Tambahan Dari Side Hustle Dan Kerja Sampingan - Education Republic

 

Kenapa Banyak Anak Muda Kanada Cari Penghasilan Tambahan?

Cost of Living

Nggak bisa dipungkiri, biaya hidup jadi salah satu pendorong utama. Rent yang terus naik di kota-kota besar seperti Toronto dan Vancouver kamu bisa cek gambarannya di panduan universitas terbaik di Kanada yang juga menyinggung soal biaya hidup groceries yang makin mahal, ditambah transportasi dan utilities semua ini bikin satu gaji terasa lebih ketat dari sebelumnya.

Tapi cost of living cuma satu bagian dari cerita. Kalau semua orang menyimpulkan side hustle murni karena “gaji nggak cukup”, itu terlalu menyederhanakan sesuatu yang sebenarnya lebih kompleks.

Satu Income Terasa Lebih Berisiko

Pasar kerja anak muda Kanada memang sedang menantang. Data Labour Force Survey dari Statistics Canada mencatat tingkat pengangguran anak muda usia 15-24 tahun sempat menyentuh 14,3% pada April 2026, meski kemudian membaik ke sekitar 12,6% pada Juli 2026.

Di tengah kondisi seperti ini, wajar kalau sebagian orang merasa satu sumber penghasilan saja terasa rapuh. Kontrak kerja yang makin fleksibel, potensi layoff, dan ketidakpastian ekonomi bikin sebagian pekerja memilih diversifikasi income sebagai bentuk jaring pengaman, bukan cuma soal kekurangan uang di bulan itu juga.

 

Side Hustle Nggak Selalu Karena Uang

Ini bagian yang sering terlewat. Data Statistics Canada dari survei Agustus 2023 menunjukkan alasan paling umum orang punya lebih dari satu pekerjaan adalah financial necessity (34,9%) dan mendapatkan penghasilan tambahan (34,8%) — tapi ada juga 14,5% yang melakukannya karena passion atau ingin membangun keahlian di bidang lain.

Jadi buat sebagian orang, side hustle itu soal portfolio, networking, atau eksperimen bisnis kecil-kecilan — bukan semata soal bertahan hidup.

 

Gig Economy Di Kanada Dari Food Delivery Hingga Online Shop Untuk Side Hustle Anak Muda - Education Republic

 

Data Menarik: Banyak Orang Kanada Ambil Job Kedua untuk Kebutuhan Utama

Kalau dilihat lebih dekat, hampir sepertiga dari orang yang punya pekerjaan tambahan di Kanada melakukannya untuk menutupi kebutuhan pokok seperti groceries atau housing, dan proporsi yang hampir sama melakukannya untuk sekadar menambah penghasilan — tanpa harus dalam kondisi kepepet secara finansial.

Statistics Canada sendiri mencatat bahwa punya lebih dari satu pekerjaan lebih umum terjadi pada pekerja part-time (terutama yang part-time involuntir, alias sebenarnya ingin kerja full-time tapi nggak dapat kesempatan), serta pada pekerja dengan pendapatan mingguan lebih rendah di pekerjaan utamanya.

 

Aturan Kerja Part Time Dan Side Hustle Untuk International Student Yang Kuliah Di Kanada - Education Republic

 

Dari Food Delivery sampai Online Shop: Gig Economy Kanada Ikut Tumbuh

Selain multiple job holding secara tradisional, gig economy lewat platform digital juga jadi bagian besar dari cerita ini.

Menurut data terbaru Statistics Canada untuk periode 12 bulan hingga Desember 2025, sekitar 667.000 orang di Kanada melakukan paid work lewat platform digital. Jenis pekerjaan yang paling umum:

  • pengantaran makanan atau barang: sekitar 272.000 orang
  • layanan transportasi pribadi (ride services): sekitar 184.000 orang
  • menjual barang online dengan tujuan spesifik mencari penghasilan: sekitar 92.000 orang

Menariknya, kurang dari seperempat (21,8%) dari pekerja platform digital ini menjadikannya sebagai pekerjaan atau bisnis utama mereka — sebagian besar lainnya melakukannya sebagai aktivitas sekunder atau bahkan sporadis. Alasan utama orang mulai kerja lewat platform digital juga variatif: 45,6% untuk menambah penghasilan dari pekerjaan utama, 15,4% karena kesulitan mencari pekerjaan lain, dan 14,2% karena jam kerja yang fleksibel.

Sebagai konteks tambahan (dari survei industri, bukan data resmi pemerintah), riset H&R Block Canada awal 2025 memperkirakan sekitar 7,4 juta orang dewasa Kanada terlibat dalam gig economy dalam bentuk apa pun, dengan sebagian besar menyebut cost of living sebagai salah satu pendorongnya. Angka ini perlu dibaca dengan hati-hati karena berasal dari survei perusahaan, bukan sensus resmi tapi tetap memberi gambaran soal skala fenomena ini di masyarakat.

 

Apakah Ini Berarti Gen Z Kanada Sedang Kesulitan?

Nggak bisa digeneralisasi seperti itu.

Sebagian memang butuh extra income buat menutupi kebutuhan dasar. Sebagian lain justru mengejar financial flexibility atau sedang membangun career development lewat proyek sampingan. Ada juga yang side hustle-nya murni passion project yang kebetulan menghasilkan uang.

Yang jelas, multiple job holding dan gig economy bukan fenomena baru yang tiba-tiba muncul karena Gen Z “kurang mampu mengatur uang”. Ini lebih ke soal dunia kerja yang makin fleksibel, dan generasi muda yang tumbuh dengan akses lebih mudah ke platform-platform yang memungkinkan mereka cari penghasilan tambahan dengan cara yang dulu nggak semudah ini.

 

Kalau Kuliah di Kanada, Bisa Punya Side Hustle?

Ini bagian yang penting buat kamu yang sedang mempertimbangkan kuliah di Kanada.

Berdasarkan aturan resmi Immigration, Refugees and Citizenship Canada (IRCC) yang berlaku 2026, mahasiswa internasional yang memenuhi syarat bisa bekerja off-campus hingga maksimal 24 jam per minggu selama semester berjalan, dan tidak dibatasi jamnya saat masa liburan resmi.

 

Punya Lebih dari Satu Job Boleh?

Boleh tapi dengan syarat penting: total seluruh jam kerja off-campus dari semua employer harus dijumlahkan, bukan dihitung per pekerjaan.

Pekerjaan Jam/Minggu
Coffee shop 10 jam
Retail 8 jam
Freelance tutoring 6 jam
Total 24 jam (batas maksimal)

Kalau ditambah satu jam lagi di mana pun, kamu sudah melanggar aturan study permit, meskipun masing-masing pekerjaan sebenarnya terlihat “wajar” jamnya.

 

Freelance Juga Termasuk Kerja?

Ya. Menurut panduan IRCC, pekerjaan self-employed atau freelance — termasuk desain, fotografi, kerja berbasis komisi, sampai jualan online untuk tujuan mencari penghasilan — tetap harus dihitung sebagai bagian dari batas 24 jam, selama pekerjaan itu dilakukan di Kanada atau untuk klien di Kanada.

Jadi kalau kamu berencana nyambi freelance sambil kuliah, tetap perlu mencatat estimasi jam kerjanya, bukan menganggapnya “nggak dihitung” karena sifatnya lepas.

 

Remote Work untuk Employer di Luar Kanada Gimana?

Ini bagian yang cukup sering bikin bingung, dan jawabannya lumayan menarik.

Berdasarkan panduan resmi IRCC, kalau kamu bekerja remote dari Kanada untuk employer yang berbasis di luar Kanada, jam kerja itu tidak dihitung ke dalam batas 24 jam off-campus — karena aturan jam kerja off-campus pada dasarnya berlaku untuk pekerjaan yang dilakukan di Kanada untuk employer Kanada.

Tapi ini bukan berarti bebas aturan sepenuhnya. Kamu tetap harus:

  • mempertahankan status full-time study sesuai syarat study permit
  • memastikan pekerjaan itu memang genuinely untuk employer di luar Kanada, bukan klien atau operasi yang sebenarnya berbasis di Kanada
  • memperhatikan kewajiban pajak dan aturan legal lain yang relevan, karena ini bisa jadi cukup kompleks tergantung situasi masing-masing

Karena area ini cukup abu-abu dan bisa berbeda-beda tergantung kondisi individu, sebaiknya konsultasikan ke penasihat imigrasi atau pajak yang qualified kalau situasimu cukup kompleks — artikel ini memberikan gambaran umum, bukan nasihat hukum definitif.

 

Side Hustle Bisa Jadi Nilai Plus untuk CV Student?

Bisa, tapi nggak otomatis.

Pengalaman side hustle bisa membangun Canadian work experience, kemampuan komunikasi, customer service, networking, time management, sampai digital skills yang relevan buat portfolio. Buat sebagian mahasiswa internasional, ini juga jadi cara membangun koneksi lokal sebelum lulus.

Tapi nggak semua side hustle otomatis meningkatkan employability. Kerja serabutan tanpa arah yang jelas, atau side hustle yang sama sekali nggak nyambung dengan tujuan karier, mungkin cuma jadi baris tambahan di CV tanpa nilai cerita yang kuat.

 

Tapi Jangan Sampai Side Hustle Ganggu Kuliah

Ini bagian yang sering diabaikan waktu lagi semangat cari penghasilan tambahan.

Workload kuliah yang padat, assignment yang menumpuk, jam tidur yang berkurang, sampai risiko burnout — semua ini nyata kalau side hustle diambil tanpa perhitungan matang. Belum lagi social life yang ikut terkorbankan kalau waktu habis di antara kelas, kerja, dan freelance.

 

Kapan Side Hustle Mulai Nggak Worth It?

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai:

  • jam tidur mulai terganggu secara konsisten
  • nilai akademik mulai turun
  • kamu merasa terlalu capek untuk fokus di kelas
  • penghasilan yang didapat kecil dibanding waktu yang dikorbankan
  • ada risiko pelanggaran study permit karena jam kerja tidak terkontrol

Kalau beberapa dari ini mulai kerasa, mungkin saatnya evaluasi ulang bukan cuma soal berapa banyak uang yang masuk, tapi apakah trade-off-nya masih sepadan.

 

Jadi, Worth It Nggak Punya Side Hustle di Kanada?

Tergantung tujuan dan kapasitas masing-masing.

Side hustle bisa berguna untuk extra income, membangun skill baru, menambah pengalaman kerja, atau memperluas networking. Tapi ini bukan kewajiban, dan bukan berarti kamu “kurang serius” kalau memilih fokus di satu pekerjaan atau satu studi saja.

Punya side hustle boleh. Punya satu pekerjaan saja juga boleh. Yang penting jangan sampai mengejar extra income justru mengganggu studi, kesehatan, atau status visa kamu.

 

FAQ Seputar Side Hustle di Kanada

  1. Berapa jam maksimal international student boleh kerja off-campus di Kanada?
    Maksimal 24 jam per minggu selama semester berjalan, dan tidak dibatasi saat masa liburan resmi, berdasarkan aturan IRCC yang berlaku 2026.
  2. Apakah freelance dihitung sebagai jam kerja international student?
    Ya, freelance atau self-employment yang dilakukan di Kanada atau untuk klien di Kanada tetap dihitung dalam batas 24 jam per minggu.
  3. Apakah remote work untuk perusahaan di luar Kanada dihitung dalam batas jam kerja?
    Tidak. Berdasarkan panduan IRCC, remote work untuk employer yang berbasis di luar Kanada tidak dihitung ke dalam batas 24 jam off-campus, selama status full-time study tetap terpenuhi.
  4. Apakah semua Gen Z di Kanada punya side hustle karena kesulitan finansial?
    Tidak selalu. Data Statistics Canada menunjukkan sebagian besar memang mencari penghasilan tambahan atau memenuhi kebutuhan pokok, tapi ada juga yang melakukannya karena passion atau ingin membangun skill baru.

Kalau kamu sedang mempertimbangkan kuliah di Kanada, memahami aturan kerja, biaya hidup, dan student lifestyle sama pentingnya dengan memilih universitas. Sebelum itu, ada baiknya kamu juga cek dulu negara-negara kuliah alternatif yang sedang naik daun untuk membandingkan opsi. Education Republic bisa membantu dari pemilihan kampus dan program, proses aplikasi, visa, sampai persiapan sebelum keberangkatan.

Hubungi Kami

Dapatkan pengurusan dan konsultasi studi luar negeri GRATIS oleh Education Republic sekarang juga!
Click to chat our offices below:

Tagged:

More Related Article

Gen Z Di Kanada Punya Side Hustle Karena Biaya Hidup Dan Peluang Kerja Fleksibel - Education Republic

9 September 2026 Kanada

Satu Pekerjaan Nggak Cukup? Kenapa Banyak Gen Z di Kanada Punya Side Hustle

Side hustle di Kanada jadi hal umum buat Gen Z. Ini alasan sebenarnya, data resminya, dan aturan kerja untuk international student.

Cover - Education Republic

8 September 2026 IELTS

IELTS Kurang 0.5 Band? Nggak Selalu Harus Ulang Semua Tes, Kenalan dengan One Skill Retake

IELTS kurang 0.5 di Writing atau Speaking? Kenali IELTS One Skill Retake, eligibility, batas 60 hari, acceptance, dan cara persiapannya.

Fyp Dan Tiktok Memengaruhi Pilihan Jurusan Kuliah Australia 2027 Untuk Calon Mahasiswa - Education Republic

7 September 2026 Australia

Kalau Mau Kuliah Australia 2027, Jangan Pilih Jurusan Cuma Karena FYP

Cara pilih jurusan kuliah Australia 2027 yang tepat, bukan cuma ikut tren FYP TikTok. Cek curriculum, accreditation, dan career path sebelum apply.