BERITA ACARA & NEWS
SEARCH
COUNTRY CATEGORIES
EVENT LISTING

US & CANADA EDUCATION WEEK

Make your study in US & CANADA dreams simple melalui FREE HYBRID EVENT by Education Republic. Tahukah kamu bahwa US & CANADA masih menduduki Top 10 Negara terfavorit oleh mahasiswa […]

Find out more »

TOP ASIA UNIVERSITY FAIR

Hybrid - Top Asia University Fair by @educationrepublic Pameran pendidikan ini hadir untuk membantumu merencanakan kuliah ke universitas ternama di negara Asia beperingkat tinggi seperti Cina, Indonesia, Malaysia, Singapura dan […]

Find out more »

Murdoch MBA Networking and Reception

Murdoch University, kampus negeri Australia yang berhasil menduduki peringkat Top 2% Kampus Terbaik dunia. Terletak di kota Perth, Murdoch University telah melebarkan kampusnya di Singapura dan juga Dubai. Dan kini, […]

Find out more »
SEARCH
COUNTRY CATEGORIES

Student Tips, Hilangkan Toxic Positivity Pada Mahasiswa

Posted on 11 Agustus 2022

Student Tips, Hilangkan Toxic Positivity Pada Mahasiswa

Internet saat ini sangat penuh dengan kutipan dan frasa “berpikir positif” hingga “tidak ada hari buruk”, yang bertujuan untuk membangkitkan semangat dan menginspirasi hal positif dengan cara yang bermanfaat. Kalimat-kalimat itu mungkin menghibur, namun ada aspek lain yang berbahaya alih-alih membantu, yaitu: Toxic Positivity.

Tidak ada yang salah dengan keinginan untuk bahagia dan positif, namun ada yang salah dengan mengabaikan emosi lain. Dan entah sadar atau tidak, pesan-pesan optimis ini secara halus memberitahu untuk membungkam emosi lain yang dianggap tidak valid. 

 

 

BACA JUGA: Tips Mengatasi Mental Block Untuk College Students

 

 

Toxic Positivity dan Dampaknya

Toxic Positivity adalah cara menanggapi penderitaan diri sendiri atau orang lain yang terlihat sebagai kurangnya empati. Padahal tindakan menghilangkan emosi negatif ini justru akan membuat tidak nyaman.

Kalimat seperti “segala sesuatu terjadi karena suatu alasan” adalah kalimat yang sering kita ucapkan kepada diri sendiri dan orang lain. Namun, bisa jadi kalimat itu justru membuat sang penerima berpikir, “jadi aku memang seharusnya terluka?”.

Validasi adalah kunci menghargai dan memperhatikan orang lain. Kita tidak bisa mengatakan pada orang lain untuk mengabaikan rasa khawatir. Hubungan yang seperti ini akan membuat orang lain tidak merasa nyaman, sulit jujur dan bersikap nyata.

Mengabaikan emosi seseorang, entah sengaja atau tidak, saat mereka sedang berbagi sesuatu yang sulit dapat merusak hubungan. Kamu tidak dapat terikat dengan seseorang jika kamu tidak mau mendampingi dalam kesedihan atau kemarahan mereka.

Bagaimana dengan emosi sendiri? Wajar dan normal ketika kita tidak ingin berurusan dengan emosi negatif. Tetapi jika kita terus-terusan memaksakan pandangan positif pada diri sendiri, hal ini akan membawa dampak buruk pada kesehatan mental. Pada dasarnya, jika kita terus menekan emosi sendiri, emosi itu akan terus menghantui hingga kita harus menghadapinya.

 

Cara Mengatasi Toxic Positivity

Untuk membantumu mengatasinya, ini dia Student Tips Hilangkan Toxic Positivity pada Mahasiswa:

  • Hentikan Obrolan: Jika kamu merasakan bahwa perasaanmu dianggap invalid atau ternyata kamu menganggap perasaan orang lain invalid. Hentikan obrolan. Dan ingatkan diri bahwa perasaan yang kita rasakan itu valid.
  • Katakan Keinginanmu Dari Awal: Aku ingin kamu mendengar, aku tidak butuh saran atau tolong katakan kalau aku bersikap salah, bantu aku memikirkan solusi. Salah satu cara menerima validasi adalah dengan menyampaikan harapan dan keinginanmu.

 

 

BACA JUGA: Kuliah ke Luar Negeri Packing Guide

 

 

Jadi, apa kamu tertarik untuk kuliah ke luar negeri? Serahkan semua ke Education Republic, kami akan membantu proses mendaftar secara GRATIS! 

Hubungi kami di hotline di bawah ini:

Telegram ER           :  t.me/edurepublic

Batam Office           :  0778 480 5756 | 0821 3333 6363 (chat Batam Office now)

Bali Office                :  0819 4675 8555 (chat Bali office now)

Medan office           :  (061) 805 13999 | 0811 6399 985 (chat Medan Office now)

Pekanbaru office    :  0852 3600 6363 (Chat Pekanbaru office now)

Singapore Office    :  (65) 9830 3227 (chat Singapore Office now)

Tagged: