BERITA ACARA & NEWS
SEARCH
COUNTRY CATEGORIES
EVENT LISTING

UK IRELAND EDUCATION WEEK

Hybrid - UK Ireland Education Week 2023 by @educationrepublic GRATIS!!!   UK & Irlandia terkenal sebagai negara penyedia universitas tertua dan terbaik di dunia. Dan tidak mengherankan, karena UK & […]

Find out more »

US & CANADA EDUCATION WEEK

Make your study in US & CANADA dreams simple melalui FREE HYBRID EVENT by Education Republic. Tahukah kamu bahwa US & CANADA masih menduduki Top 10 Negara terfavorit oleh mahasiswa […]

Find out more »

TOP ASIA UNIVERSITY FAIR

Hybrid - Top Asia University Fair by @educationrepublic Pameran pendidikan ini hadir untuk membantumu merencanakan kuliah ke universitas ternama di negara Asia beperingkat tinggi seperti Cina, Indonesia, Malaysia, Singapura dan […]

Find out more »
SEARCH
COUNTRY CATEGORIES

7 Rekomendasi Buku Untuk Mahasiswa Psikologi

Posted on 7 Januari 2023

7 Rekomendasi Buku Untuk Mahasiswa Psikologi

Psikologi adalah subjek yang sangat menarik, mengeksplorasi studi ilmiah tentang otak manusia dan fungsi perilakunya. Karena itulah, Psikologi menjadi salah satu program studi yang tinggi peminat untuk dapat dipelajari lebih lanjut.

Untuk mendalami otak dan mental manusia, ada banyak buku Psikologi yang membedah, menunjukkan fakta dan membantu memahami perilaku manusia dengan cara yang jauh lebih logis daripada yang kita ketahui selama ini.

Meskipun kamu sudah mendapatkan buku dari kampus, ada beberapa buku Psikologi tambahan untuk pembelajaran lebih lanjut. Apa saja? Ini dia 7 Rekomendasi Buku Untuk Mahasiswa Psikologi.

 

 

BACA JUGA: Yang Bisa Kamu Lakukan dengan Gelar di Game Development

 

 

1. Reaching Down the Rabbit Hole oleh Dr Allan H. Ropper & Brian David Burrell

“To become a good clinical neurologist, you have to be intensely interested by what the brain does, how it works, how it breaks down.”

Bagaimana rasanya mencoba untuk menyembuhkan tubuh ketika pikiranlah yang diserang? Saat dokter menanyakan, “bagian mana yang sakit?” dan pasien tidak bisa menjawab dimana letak lukanya.

Buku Psikologi ini menceritakan kisah pasien dari sudut pandang dokter (Dr Ropper) saat ia mencoba membantu pasiennya memahami dan menyembuhkan diri mereka sendiri. Sangat banyak terdistorsi dengan kisah Alice in Wonderland, buku ini meneliti kehidupan orang-orang yang terjebak dalam pikirannya sendiri.

Beberapa kisah mungkin tampak tidak masuk akal, tapi menyoroti efek luar biasa otak yang sangat berdampak kesehatan fisik dan mental. Misalnya, ada cerita tentang seorang wanita yang menderita ALS (penyakit saraf langka), dimana wanita ini memiliki tubuh mati sementara pikirannya masih hidup dan waspada.

 

2. The Happiness Hypothesis oleh Johnathan Haidt

“The final moment of success is often no more thrilling than taking off a heavy backpack at the end of a long hike. If you went on the hike only to feel that pleasure, you are a fool. Yet people sometimes do just this. They work hard at a task and expect some special euphoria at the end. 

Penulis buku ini adalah seorang psikolog pemenang penghargaan. The Happiness Hypothesis bertujuan untuk membantu pembaca menjalani kehidupan yang bermakna dan bahagia, tetapi mengujinya di bawah lensa sains modern dan tekanan hidup abad 21.

Memadukan filsafat dengan psikologis, Haidt mengeksplorasi keyakinan dalam agama, moralitas dan kesadaran serta bias perilaku kita sendiri.

 

3. The Little Book of Psychology oleh Emily Ralls and Caroline Riggs

“A hundred billion neurons are taking care of you, while simultaneously being you.”

Baur pelajar psikologi? The Little Book of Psychology menawarkan ikhtisar komprehensif tentang subjek ini. Buku ini akan membahas semua pokok bahasan yang perlu kamu ketahui. 

 

4. The Man Who Mistook His Wife for a Hat oleh Oliver Sacks

“If a man has lost a leg or an eye, he knows he has lost a leg or an eye; but if he has lost a self—himself—he cannot know it, because he is no longer there to know it.

Buku ini mengeksplorasi kasus pasien ahli bedah saraf di kehidupan nyata, Dr Oliver Sacks. Kasus-kasus buku ini bervariasi, dari yang agak lucu, seperti mereka yang tidak lagi mengenali objek umum atau memiliki kemampuan artistik dan matematika yang luar biasa, hingga traumatis.

 

5. The Lucifer Effect oleh Philip G. Zimbardo

“If you put good apples into a bad situation, you’ll get bad apples.”

Zimbardo adalah seorang Psikolog sosial yang melakukan eksperimen Penjara Stanford yang terkenal, di mana sekelompok siswa di tempatkan dalam lingkungan penjara tiruan dan mendapat peran sebagai tahanan atau penjaga. Namun setelah seminggu, percobaan harus berhenti.

Meskipun percobaan ini banyak mendapat kritikan, buku ini menawarkan wawasan tentang kekuatan identitas dan peran, dan bagaimana manusia dapat memisahkan diri dari etika pribadi dan etika pekerjaan.

 

6. Pioneers of Psychology oleh Raymond E Fancher & Alexandra Rutherford

“After 1905 psychoanalysis became a movement that attracted both supporters and influential dissidents. … As psychoanalysis became increasingly well known and popular, academic psychologists, after initially treating it with contempt, gradually began to test some of its concepts in laboratory situations. This outcome helped lay the groundwork for a new subdiscipline of personality psychology.” 

Bagaimana Psikologi berhasil menjadi cabang ilmu? Fancher dan Rutherford menawarkan pandangan yang menarik tentang sejarah psikologi dan orang-orang yang membentuknya, dari asal filosofisnya hingga zaman modern. Buku ini juga membuktikan bahwa Psikologi adalah subjek dengan berbagai pendekatan dan bias yang mempengaruhi cara pandang setiap orang.

 

7. Thinking, Fast And Slow oleh Daniel Kahneman

“The psychologist, Paul Rozin, an expert on disgust, observed that a single cockroach will completely wreck the appeal of a bowl of cherries, but a cherry will do nothing at all for a bowl of cockroaches.”

Buku ini mengeksplorasi bagaimana pemikiran manusia sering tersandung dan mengabaikan rasionalitas saat membuat penilaian dan keputusan. Lebih jelasnya hal-hal seperti berpikir cepat, intuitif, dan berpikir rasional.

Saat belajar Psikologi, kamu akan berhasil memahami hal yang dulu kamu lewatkan ketika berpikir tentang bagaimana atau mengapa seseorang bereaksi terhadap skenario tertentu.

 

 

BACA JUGA: 7 Rekomendasi Buku Untuk Mahasiswa Teknik

 

 

Jadi, apa kamu tertarik untuk kuliah di luar negeri butuh panduan untuk lulus? Segera hubungi Education Republic, kami akan dengan senang hati membantu secara GRATIS!

Kamu juga dapat menghubungi kami di hotline di bawah ini:

Telegram ER            : t.me/edurepublic

Virtual Office           : 0823 7222 6363 (chat Virtual Office Now)

Batam Office           : 0778 480 5756 | 0821 3333 6363 (chat Batam Office now)

Bali Office                 : 0819 4675 8555 (chat Bali office now)

JKT Barat Office      : 0813 1298 6363 (chat Jakbar office now)

Medan office            : 0821 5505 6363  (chat Medan Office now)

Pekanbaru office    : 0852 3600 6363 (Chat Pekanbaru office now)

Singapore Office     : (65) 9830 3227 (chat Singapore Office now)

Tagged: