BERITA ACARA & NEWS
SEARCH
COUNTRY CATEGORIES
EVENT LISTING

Virtual Study Abroad Expo (9-10 Oct 2021)

  Pameran Virtual Kuliah ke Luar Negeri dengan pilihan terlengkap dihadiri oleh TOP Universitas Negeri dan Swasta dari Asia, US, UK, Canada, Ireland, Eropa, Australia dan New Zealand! dan 100% […]

Find out more »

Talk: Jurusan ANTI – Pengangguran!

Pada bingung mau kuliah di jurusan apa yang bisa menjanjikan prospek karir yang bagus? Jawabannya adalah Cybersecurity! - Program berfokus pada pengamanan komputer dan internet.  Bekerjasama dengan PSB Academy, Singapore. […]

Find out more »

Torrens University Australia – Open House

Torrens University Australia is Australia's fastest growing university with 90% career employability! Students who are keen to study in Australia are encouraged to explore wide range of Torrens University courses […]

Find out more »
SEARCH
COUNTRY CATEGORIES

5 HAL YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN DI LUAR NEGERI

Posted on 2 September 2021

 

5 HAL YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN DI LUAR NEGERI

Setiap negara pastinya memiliki budaya yang berbeda-beda. Hal tersebut yang membuat tiap negara memiliki adat istiadat yang unik dan khas. Bagi Sahabat ER yang melanjutkan kuliah di luar negeri, penting untuk mengetahui beberapa hal mengenai adat istiadat dan tata krama di masing-masing negara.

Sebagai tamu di negara orang, tentunya kita ingin menjaga hubungan baik dengan sang tuan rumah yang sudah menyambut kita dengan hangat di negara mereka. Melanggar adat istiadat yang berlaku di negeri asing akan membuat kita tampak tidak sopan. Agar tidak melakukan kesalahan di negeri orang, berikut beberapa hal yang perlu diketahui:

 

  1. Jangan memberikan uang tip di Jepang

Orang Eropa dan Amerika terbiasa memberikan uang tip untuk pelayan di restoran atau pada bell boy di hotel tempat mereka menginap. Tapi jangan melakukan hal ini ketika sedang berada di Jepang. Memberikan uang tip dianggap sebagai penghinaan akan martabat dan harga diri orang Jepang. Bukannya dianggap dermawan, kamu justru bisa melukai perasaan mereka kalau melakukan ini.

 

  1. Jangan menyebut penduduk United Kingdom sebagai “English people”

United Kingdom (UK) adalah sebuah sistem negara persatuan yang terdiri dari 4 negara yaitu Inggris (England), Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara. Jadi, suatu kesalahan besar apabila kamu hanya menyebut mereka dengan sebutan English people. Sebaiknya kamu gunakan kata British people saja untuk menyebut penduduk UK.

 

  1. Jangan bicara buruk tentang olahraga hoki di Kanada

Disarankan untuk tidak berkata buruk mengenai olahraga atau tim hoki di Kanada. Karena di Kanada, hoki adalah olahraga yang sangat populer. Penggemar hoki ada di mana-mana dan tentunya kita tidak ingin membuat mereka marah dengan mengatakan hal yang buruk tentang olahraga favorit mereka tersebut.

 

  1. Jangan makan permen karet di Singapura

Jika kamu ketahuan mengunyah permen karet di Singapura, kamu bisa terkena hukuman berupa denda sebesar SGD100 atau setara dengan Rp 1.000.000 lho!  Dan jika kamu tidak sanggup membayar denda tersebut, maka kamu akan dikenakan hukuman lain yaitu kurungan penjara selama dua (2) tahun lamanya. Hukuman ini juga berlaku bagi yang menjual permen karet.

 

  1. Jangan membahas agama dan politik di Amerika

Warga Amerika Serikat sangat menghargai kebebasan berpendapat, akan tetapi sebaiknya jangan berdiskusi mengenai agama dan politik, khususnya kepada orang asing atau kepada orang yang tidak kamu kenal dengan baik.

 

Bagi Sahabat ER yang tertarik untuk kuliah di luar negeri, Education Republic akan dengan senang hati membantu proses pendaftaran secara GRATIS!

Hubungi kami di hotline di bawah ini:

Telegram ER               :  t.me/edurepublic
Batam Office               :  0778 480 5756 | 0821 3333 6363 (chat Batam Office now)
Bali Office                    :  0819 4675 8555 (chat Bali office now)
Medan office               :  (061) 805 13999 | 0811 6399 985 (chat Medan Office now)
Pekanbaru office        :  0852 3600 6363 (Chat Pekanbaru office now)
Singapore Office        :  (65) 9830 3227 (chat Singapore Office now)

Tagged: